Highlight

Maju Pilpres 2024, Giring Di-bully

 Majunya Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menjadi calon presiden di Pilpres 2024 menjadi bahan bully sejumlah warganet di media sosial Twitter.

"Berita Giring Nidji jd capres itu mending buat lucu2an aja. Gak usah serius2. Parliamentary Threshold yang syaratnya 4% suara nasional aja PSI kemarin gak sanggup.  Apalagi Presidential Threshold yg nyampe 20%. Emang BARGAINING POWER PSI buat jd leader koalisi apaan??" tulis warganet @WidasSatyo di akun Twitter, Selasa (25/8/2020). 

"Pengen Ketawa Tapi Takut Ngakak," tulis @Stevaniehuangg. 

"Prinsipnya yang penting ramai dulu, jadi bahan omongan dulu, naikkin popularitas dulu. Jika demikian, maka Atta Halilintar jauh lebih potensial untuk jadi capres 2024 daripada Giring Ganesha. Bayangkan saja jika semua subscriber Atta nyoblos PSI. Bayangkan," ungkap @okkymadasari.

Sebelumnya, Giring Eks menyebut pencalonan ini berdasarkan keputusan internal PSI untuk mengusung anak muda di Pilpres 2024. Karena setengah pemilih di 2024 adalah anak muda. 

"Oleh karena itu bagaimana kalau yang memimpin bukan anak muda, siapa yang lebih mengerti tentang kebutuhan anak muda itu sendiri. Kita ingin mengisi ruang-ruang politik di 2024 dengan anak muda Indonesia yang mengerti tantangan global, yang mengerti tantangan setiap keluarga Indonesia, dan mengerti tantangan setiap komunitas yang ada, juga tantangan di setiap daerah masing-masing," terangnya.

Bahkan, Giring mengatakan niatnya untuk maju menjadi calon presiden pada 2024 telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu bersama Ketum PSI, Grace Natalie beberapa waktu lalu.

"Kita memberitahukan masalah pencapresan kita, dan Pak Jokowi menyambut baik," ujarnya.

sumber rri.co.id