Highlight

MEMBENTUK KELUARGA GEMILANG DENGAN WAKTU LUANG



Keluarga adalah organisasi terkecil dalam suatu tatanan masyarakat. Keluarga terbentuk karena adanya cinta kasih dan sayang antar Ayah dan Ibu. Adanya rasa saling percaya dan saling melengkapi perbedaan yang ada.

Keluarga adalah tempat kembali terindah manakala kita telah jauh melangkah. Jangan pernah mengorbankan keluarga atas nama materi atau mengejar karir semata. Karena setinggi-tingginya kita terbang maka dikeluargalah kita akan kembali datang.

Orang tua wajib bekerja dan anak-anak wajib mendapatkan cinta dan kasih sayang untuk mereka tumbuh menjadi pribadi yang gemilang. Tetapi jika orang tua sibuk bekerja dan hingga lupa meluangkan waktu buat anak-anak apakah mungkin cinta kasih dan sayang itu mampu diberikan maksimal kepada mereka?.

Anak-anak tak hanya butuh materi anak-anak tak butuh melihat orang tuanya berada di jabatan teratas yang mereka butuhkan hanyalah kasih sayang dan cinta kasih yang tiada batas. Mereka butuh kehadiran orang tuanya mereka butuh pelukan dan pendampingan orang tuanya. Karena itulah hak mereka.

Fungsi keluarga yang pertama yaitu agama dan cinta kasih menjadi pondasi utama dalam membentuk keluarga yang gemilang. Dan tentunya itu akan mudah terwujud jika orang tua senantiasa memiliki waktu luang. Mengajarkan agama akan lebih mudah jika kita sama-sama dirumah misalkan dengan solat berjamaah, mengaji bersama atau kegiatan ibadah lain dan itu sekaligus sebagai bentuk menanamkan cinta dan kasih sayang.

Jika kedua orang tua sibuk bekerja mana mungkin fungsi agama dan cinta kasih akan maksimal dijalankan? Tentunya tidak. Untuk itu berilah waktu luang untuk keluargamu disela-sela kesibukanmu jangan kau habiskan waktumu ditempat kerja karena masih ada keluarga yang juga berhak atas waktu kita.

Jika sekarang ini kita sering menjumpai anak-anak punk anak-anak yang hopeless, sebenarnya fenomena tersebut adalah gambaran bagaimana orang tua mendidik dan mengasuh mereka. Dan fenomena tersebut seharusnya mampu untuk membuka mata hati kita untuk senantiasa memberikan hak-hak anak kita agar mereka tidak menuntut hak mereka ditempat lain.

Banyak kasus lain selain fenomena diatas yang diakibatkan rusaknya fungsi keluarga karena orang tua sibuk dengan urusannya masing-masing. Yuk bersama-sama jangan jadikan penyesalan itu diakhir karena melihat anak-anak menjadi pribadi yang terpinggir. Buka mata hati mengambil langkah hati-hati untuk mendidik dan mengasuh anak dengan cinta kasih sepenuh hati.

Jadikan keluarga sebagai surga dengan senantiasa saling menjaga dan senantiasa luangkan waktu untuk membentuk anak-anak menjadi pribadi yang bermutušŸ˜Š

Perenungan dalam rangka HARGANAS
OLEH nur chasanah, S.Psi, M.Psi.Psi