Highlight

Menyampaikan Edukasi Di Tengah Pandemi Dengan Komunikasi Sosial

 

Demak – Meskipun angka penyebaran covid-19 menunjukkan penurunan namun tidak menutup kemungkinan kabupaten Demak dapat meningkat kembali jumlah kasusnya. Tren peningkatan dapat terjadi apabila masyarakat sudah tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Saat era adaptasi kebiasaan baru kewaspadaan masyarakat terhadap virus korono dikhawatirkan menurun. Kondisi demikian dapat terjadi apabila sistem atau pengawasan dari pemerintah terhadap masyarakat melonggar. Hal tersebut diungkapkan koordinator SPDP dari Tim IX Rudyanto saat melakukan sosialisasi dan penertiban protokol kesehatan didesa Lempuyang Kecamatan Wonosalam.

Kegiatan yang dihadiri Dinas Kominfo, Disnakerind dan satgas Covid-19 kecamatan bersama kepala desa serta perangkatnya menyambangi warga dari pintu kepintu untuk melakukan komunikasi sosial terhadap warga. Selain memberikan pengetahuan pentingnya bermasker, sejumlah warga yang ditemui juga diberikan masker kain gratis.

” Perlu kita sampaikan bahwa saat ini bapak, ibu jangan sampai lengah kewaspadaanya, jangan dianggap remeh virus korona. Silahkan untuk beraktifitas apapun apalagi untuk pemulihan ekonomi keluarga namun tetap berlakukan protokol kesehatan pada diri kita. Dengan bermasker bukan menghambat napas anda namun menghambat laju virus yang mengarah kepanjenengan” Kata Rudy kepada warga yang ditemui.

Sementara kepala desa Lempuyang Ulil Albab menjelaskan,
” Untuk aksi hari ini sasaran tim kabupaten tidak hanya warga yang dirumah namun juga pedagang keliling yang memasuki perkampungan. Sebab mereka juga memiliki potensi karena berkeliling dan bertransaksi dengan banyak orang” Ujar kades.

Lebih lanjut Kades menyampaikan bahwa pihak desa masih terus menghimbau kepada warga untuk bermasker bila keluar rumah, serta memberikan pengawasan kepada warga yang punya hajat dan mengundang kehadiran banyak orang untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19.